KPA Wilayah Nagan Raya Ajak Semua OKP. LSM Untuk Serukan PLTU 3-4

NAGAN RAYA – Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Nagan Raya ajak semua kalangan OKP, LSM dan Ormas yang ada Kabupaten Nagan Raya, untuk kita ketemu kembali pimpinan PT. MPG. PLTU 3-4 yang berlokasi di Desa Suak Puntong Kecamatan Kuala Persisir Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh.

Ketua KPA wilayah Nagan Raya Tgk. Azhari. RA melalui Wakil Panglima (Wapang) KPA jamalludin kepada media, Minggu, 26 Februari 2023 mengatakan, lewat Whatsapp, terkait tentang Penerimaan Karyawan lokal.

Wakil Panglima ( Wapang) Jamaludin mengukapkan yang bahwa hasil rapat 10 Panglima Sago dalam Kabupaten Nagan Raya dengan perihal tentang Perekrutmen Tenaga Kerja di PLTU -3 4

Kami Dari KPA Wilayah Nagan Raya sudah menerima surat dari kepala dinas Disnaker Kabupaten Nagan Raya dengan Nomor 010/SRT/LBH-AKA-NR/I/2003

Jamaluddin mengingat kembali yang bahwa pada tahun 2022 kami beberapa OKP. dan LSM , ormas yang ada dalam Kabupaten Nagan Raya telah melakukan untuk mediasi tentang perekrutmen Karyawan di perusahaan PT. MPG.

Namun pada waktu itu lahir sebuah kesepakatan antara mewakili Perusahaan PT. MPG dengan OKP, dan LSM. Tentang penerimaan Karyawan 60 % dari Putra Putri Nagan Raya sesuai dengan kebutuhan, 30 % luar Nagan Raya sedangkan 10 % lagi di luar Aceh. Namun sesuai dengan kebutuhannya.

Pihak dinas terkait telah mendata dan memenuhi permohonan data informasi tersebut dengan nomor 560/44/2023 bahwa dalam keterangan informasi pihak dinas tersebut menyampaikan terhadap MOM (Minute Of Meeting) yang baru-baru ini dilakukan dengan pihak Pimpinan PT MPG merupakan owner PLTU 3- 4 .

Lanjut Wapang, diawal tahun 2023 telah melaksanakan rapat antara Pemerintah Nagan Raya dengan pihak Perusahaan memberi suatu komitmen namun pihak perusahaan tidak diindahkan.

Komitmen yang sudah di tuangkan dalam MOM (Minute Of Meeting) oleh pihak Perusahaan dan PT MPG (Melaboh Power Generation) tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan yang akan mendukung dan menumbuhkan perekonomian yang baik kedepan untuk kabupaten Nagan Raya.

Namun pada sisi lain komitmen yang sudah dibuat tersebut pernah dilakukan pihak pejabat dan rekan-rekan lembaga swadaya masyarakat pada tahun sebelum nya namun pada data kami diberikan oleh pihak Dinas tenaga kerja dan transmigrasi Kabupaten Nagan Raya bahwa alokasi tenaga kerja sudah direkrut. Ucap Wapang.

Dari data kami peroleh sangat menyayangkan sikap pihak perusahaan yang melakukan investasi dengan komitmen sudah dibuat tapi fakta nya mereka tidak menghormati dan mempertimbangkam kepentingan masyarakat dan elemen masyarakat selama ini yang sudah menyampaikan hal tersebut.

Wapang berharap kepada pihak kementerian terkait pihak pemangku kebijakan seperti Gubernur Aceh, DPRA, DPRK dan Pj Bupati Nagan Raya untuk dapat mengambil sikap dan langkah kongkrit atas persolan tersebut karna ini menyakut dengan korelasi data kemiskinan ektrem yang ada dan dampak inflasi agar bisa pulih kembali.
Karna Putra Putri Nagan Raya masih banyak butuh pekerjaan.

Yang aneh lagi selama ini kita menerima informasi dari warga Nagan Raya, jika kita lamar kerja ke salah satu perusahaan di Aceh Barat tidak diterima dengan alasan bukan KTP Aceh Barat. Tapi kalau orang yang KTP Aceh Barat bisa bekerja di Kabupaten Nagan Raya Ada apa. Tutup Wapang.

Cautsar_Is

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!