Kebakaran Menyebabkan Kerugian Bagi 200 Ribu Pelanggan Cemig di Tahun 2023

Tahun lalu, di Wilayah Metropolitan Belo Horizonte (RMBH), Cemig mencatat 71 kebakaran yang merugikan hampir 39 ribu pelanggan. Tahun ini, dari Januari hingga Mei, di RMBH, terjadi 11 kali gangguan layanan, yang merugikan hampir seribu unit konsumen perseroan.

Bacaan Lainnya

Untuk mengurangi jumlah kecelakaan akibat kebakaran dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai risiko praktik ini, perusahaan terus melakukan kampanye edukasi dengan media, jejaring sosial, dan entitas.

Selain itu, penting untuk digarisbawahi bahwa pembakaran dapat dianggap sebagai kejahatan dan dapat menyebabkan orang yang bertanggung jawab ditangkap. Insiden pada jaringan listrik dapat menyebabkan rumah sakit, tempat usaha, dan sekolah tidak memiliki pasokan listrik.

Insinyur Keberlanjutan Cemig, Demetrio Aguiar, menjelaskan kerusakan yang ditimbulkan oleh kebakaran pada jaringan listrik dan juga kerusakan yang ditimbulkan oleh praktik ini terhadap penduduk.

“Api merusak peralatan – seperti tiang, kabel, dan menara – serta membuat layanan pemulihan menjadi lebih lama sehingga dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan distributor. Selain itu, tingginya volume asap dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, terutama pada saat penyakit pernafasan lebih umum terjadi. Masyarakat perlu mewaspadai dampak yang ditimbulkan dari tindakannya, berpikir kolektif dan menghindari terjadinya kebakaran yang dapat membesar dan menimbulkan banyak kerusakan”, ia mengingatkan.

Demetrio Aguiar juga menyoroti bahwa sebagian besar kebakaran disebabkan oleh ulah manusia. “Oleh karena itu, perusahaan berupaya mengurangi pemadaman listrik akibat kebakaran yang berdampak pada sistem kelistrikan dengan mengingatkan masyarakat akan risiko dan konsekuensinya, terutama pada saat-saat seperti ini, yang ditandai dengan kelembapan rendah dan vegetasi kering”, jelasnya.

AKSES YANG SULIT MENGHAMBAT OPERASIONAL CEMIG

Menurut Demetrio Aguiar, peralatan jaringan listrik yang terkena kebakaran akan terganggu fungsinya sehingga dapat mengakibatkan terputusnya jalur transmisi, distribusi, dan gardu induk, serta menimbulkan kecelakaan serius pada masyarakat yang berada di dekatnya.

“Salah satu tantangan terbesar bagi tim lapangan adalah menuju lokasi kejadian untuk melakukan perbaikan. Biasanya, mereka sulit mengakses lokasi dan berada di daerah pedesaan yang sangat luas. Selain itu, penempatan bangunan berat, seperti menara dan tiang, ke daerah perbukitan membuat pemeliharaan jaringan yang rusak akibat kebakaran menjadi lebih rumit.”

TINDAKAN PREVENTIF DAN TINDAKAN PENGAMANAN

Untuk meminimalisir kejadian serupa di wilayah konsesinya, Cemig senantiasa melakukan tindakan preventif, melakukan investasi pembersihan jalan raya, memangkas pohon dan semak, serta menghilangkan vegetasi di sekitar tiang dan menara. Perusahaan juga melakukan inspeksi terhadap jalur transmisinya, untuk mengidentifikasi dan memitigasi potensi risiko serta berusaha menghindari insiden yang disebabkan oleh kebakaran. Dalam pemeliharaan preventif saja, Cemig menginvestasikan R$311 juta di seluruh wilayah konsesinya.

Beberapa tindakan sederhana dapat diambil oleh masyarakat untuk mengendalikan risiko. Masyarakat hendaknya memadamkan sisa api di lokasi perkemahan dengan air, untuk mencegah angin membawa bara api ke dalam hutan, selain tidak membuang puntung rokok yang menyala ke jalan atau di pedesaan.

Sikap sadar lainnya adalah tidak membiarkan botol plastik atau kaca terkena sinar matahari di area yang banyak tumbuh-tumbuhan, karena bahan tersebut dapat menimbulkan kebakaran. Terdapat juga pembatasan dalam melakukan kebakaran meskipun diizinkan oleh undang-undang : kebakaran tidak boleh dilakukan kurang dari 15 meter dari jalan raya, rel kereta api, dan batas jalur keselamatan jalur transmisi dan distribusi energi. Cemig juga mengingatkan bahwa penggunaan api dilarang di kawasan cagar ekologi, cagar alam permanen, dan taman hutan.

Jika terjadi kebakaran, Cemig (116) dan Pemadam Kebakaran (193) harus diberitahu secepat mungkin. Perlu dicatat bahwa setiap orang dapat melaporkan praktik kebakaran ilegal, secara anonim, dengan menelepon 181 secara gratis.

TEKNOLOGI PROTEKSI KEBAKARAN

Cemig berinvestasi dalam teknologi untuk proyek Apaga o Fogo!, bekerja sama dengan Universitas Federal Minas Gerais (UFMG).

Gambar-gambar ini diproses oleh algoritma kecerdasan buatan yang dapat memvalidasi – sejak awal – titik api asap, selain memantau perkembangan kebakaran. Platform ini juga memungkinkan partisipasi pengguna internet, yang dapat mendaftar dan membantu mengidentifikasi kebakaran tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *