Telaga Madiredo : Permata Tersembunyi di Malang

Mengunjungi tempat-tempat yang tersembunyi menjadi daya tarik tersendiri bagi anak muda zaman sekarang, terutama jika mereka berhasil membuat konten yang berpotensi viral.

Letaknya yang cukup tersembunyi membuat hanya warga lokal yang mengetahuinya. Namun, Anda tidak akan menyesal mengunjungi tempat ini karena keindahan dan kesejukannya cocok untuk menenangkan diri dan melarikan diri dari kesibukan sehari-hari.

Bacaan Lainnya

Berikut beberapa informasi terkait kawasan wisata ini yang mungkin menarik minat Anda untuk berkunjung.

### Sejarah Telaga Madiredo

Telaga Madiredo sudah ada sejak lama dan awalnya hanya digunakan oleh masyarakat setempat untuk berenang dan aktivitas air. Aliran airnya juga dimanfaatkan petani untuk sawah mereka. Kini, objek wisata ini dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Madiredo. Melihat potensi wisata yang ada, kawasan agrowisata ini mulai dibangun pada 2017 dan selesai pada 2021 dengan menggunakan anggaran desa. Resminya, Agrowisata Telaga Madiredo dibuka pada Oktober 2022 oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Halim Iskandar.

### Rute dan Lokasi Telaga Madiredo

Untuk mencapai Telaga Madiredo, Anda bisa mengunjungi Dusun Lebo, Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dari pusat Kota Malang, perjalanan membutuhkan waktu sekitar 90 menit dengan kendaraan pribadi. Jika Anda berada di Kota Batu, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 25 menit. Gunakan aplikasi peta untuk menemukan lokasinya, sekitar 3 kilometer dari jalan utama dan Anda harus berjalan sekitar 500 meter dari area parkir.

Jika menggunakan transportasi umum, Anda bisa naik bus ke Stasiun Agribisnis Mantung dan melanjutkan dengan ojek sepeda motor hingga ke Telaga Madiredo. Meskipun perjalanan dengan transportasi umum mungkin memakan waktu lebih lama, rute ini tetap mudah diikuti.

### Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Madiredo

Tiket masuk ke Telaga Madiredo cukup terjangkau, hanya Rp10.000 per orang. Jika membawa kendaraan, Anda perlu membayar Rp10.000 untuk mobil dan Rp5.000 untuk motor. Penyewaan perahu selama 15 menit dikenakan biaya Rp10.000, dan pelampung dapat disewa dengan harga Rp5.000. Telaga ini buka setiap Senin-Jumat pukul 09.00 – 16.00 WIB, dan pada akhir pekan dari pukul 08.00 – 17.00 WIB.

### Legenda di Telaga Madiredo

Telaga Madiredo juga dikenal dengan berbagai legenda. Salah satunya adalah bahwa telaga ini merupakan petilasan Hanoman. Ada juga kisah dari pewayangan Cupu Manik Astogino yang menceritakan tiga saudara yang berubah menjadi manusia kera setelah berusaha menemukan pusaka sakti di dasar telaga. Karena legenda ini, ada beberapa larangan bagi pengunjung seperti tidak membuang sampah sembarangan dan tidak berenang di danau karena adanya pusaran air yang kuat.

### Fasilitas Telaga Madiredo

Sejak dibangun pada 2017, fasilitas di Telaga Madiredo terus dikembangkan. Saat ini, tersedia kamar mandi, taman bunga, area camping, kolam renang, warung makan, gazebo, tempat ibadah, dan penyewaan perahu. Kawasan ini juga mendukung ekonomi lokal dengan menyediakan tempat bagi warga untuk berjualan makanan. Harga makanan di sini terjangkau dan Anda bisa menikmati hidangan sambil menikmati pemandangan telaga dan persawahan. Telaga Madiredo adalah destinasi yang layak dikunjungi untuk liburan.

( Red )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *