Pertunjukan Lenny Kravitz di preview final Liga Champions antara Borussia Dortmund dan Real Madrid

Final Liga Champions, salah satu acara paling dinantikan tahun ini, memancarkan semangat dan kehangatan dari para penggemar dan pemain. Acara ini juga mendapat sentuhan khusus dengan penampilan penyanyi Amerika, Lenny Kravitz, yang dipilih untuk tampil sebelum pertandingan. Setelah para pemain selesai pemanasan di Stadion Wembley, Kravitz menyajikan repertoarnya untuk meredakan ketegangan para penonton.

Menghadiri pertandingan penentu antara Borussia Dortmund dan Real Madrid merupakan impian yang menjadi kenyataan bagi Kravitz, yang memulai turnya dengan acara olahraga yang ditonton oleh sekitar 450 juta orang dari 200 negara. Penyanyi Amerika berusia 60 tahun ini membawakan beberapa lagu hits populernya seperti “Fly Away” dan “Are You Gonna Go My Way”, serta lagu terbarunya “Human”.

Bacaan Lainnya

Bagi Kravitz, baik musik maupun olahraga adalah “sarana untuk menyatukan manusia”, sehingga ia setuju untuk berpartisipasi dalam acara pra-pertandingan ini. “Sepak bola sangat besar dan penuh energi. Ini adalah acara besar dengan ratusan juta penonton, dan saya siap untuk itu,” ujarnya kepada THR, sambil menjanjikan penampilan yang memadukan karya klasik dan materi baru.

“Saat di studio, saya melakukan semuanya sendiri—memainkan semua instrumen, menulis, memproduseri. Itu adalah visi saya. Sedangkan dalam pembuatan film, fokusnya bukan pada saya, melainkan pada karakter dan visi sutradara. Saya senang berada dalam posisi itu dan berkolaborasi dengan banyak orang. Itu sangat menyegarkan,” jelas Kravitz.

Tentang harapannya terhadap Blue Electric Light, Kravitz ingin menyampaikan “kehidupan, kemanusiaan, semangat Tuhan, cinta, kesenangan, romansa—semua hal yang membuat hidup manis.” Selain karir musiknya, Kravitz berencana melanjutkan karir aktingnya, termasuk proyek filmnya sendiri. “Saya senang melakukannya ketika ada kesempatan dan waktu. Saya sedang mengerjakan beberapa hal,” ungkapnya tanpa rincian lebih lanjut.

Penampilan Kravitz dalam acara penting ini mengingatkan kembali pada pertunjukannya di tahun 2005, di mana ia menggunakan gitar berwarna Boca Juniors Argentina. “Kakek dari anak yang memberi saya gitar itu, menurut saya, adalah salah satu yang membangun stadion. Mereka memberi saya instrumen itu untuk dimainkan saat encore,” meskipun ia mengklarifikasi bahwa ia tidak tahu itu berasal dari Xeneize. “Saya pergi beberapa kali dan memiliki pengalaman yang sangat menyenangkan. Saya bermain dua malam berturut-turut di lapangan Boca, berbagi dengan orang-orang, dan berjalan-jalan di kota yang indah. Itu luar biasa,” kenangnya.

Sumber : Infobae.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *