Ketua KI DKI Mengajak Pekerja Memanfaatkan Hak Akses Informasi Publik dalam Peringatan Hari Buruh 1 Mei 2024.

Pada tanggal 1 Mei 2024, diperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, sebuah hari libur yang dirayakan di banyak negara, termasuk Indonesia. Menurut Ketua Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, Hari Buruh adalah simbol perjuangan, solidaritas, dan pencapaian gerakan buruh di seluruh dunia.

Sejarah panjang Hari Buruh menunjukkan berbagai peristiwa penting di mana para buruh atau pekerja memperjuangkan hak-hak mereka, termasuk tuntutan upah yang adil dan kondisi kerja yang layak.

Bacaan Lainnya

Harry, Ketua Komisi Informasi, mengucapkan selamat merayakan Hari Buruh Sedunia. Ia menambahkan bahwa Hari Buruh jatuh sehari setelah Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HARKIN) yang diperingati setiap 30 April.

Dalam konteks sejarah, Harry menjelaskan bahwa salah satu peristiwa penting dalam sejarah Hari Buruh adalah insiden Haymarket pada tahun 1886 di Chicago, Amerika Serikat. Ketika itu, ribuan pekerja turun ke jalan memperjuangkan hak-hak mereka, yang kemudian memuncak dengan bentrokan antara polisi dan demonstran. Insiden ini memicu protes yang lebih besar dan dikenal sebagai Gerakan Haymarket. Meskipun terjadi kekerasan, peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam perjuangan buruh di seluruh dunia.

Harry menekankan bahwa Hari Buruh bukan hanya tentang mengenang sejarah perjuangan buruh, tetapi juga untuk menyoroti tantangan yang dihadapi pekerja di era globalisasi. Di Indonesia, Hari Buruh yang jatuh pada tanggal 1 Mei telah menjadi hari libur nasional berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (KEPPRES RI) Nomor 24 Tahun 2013.

Harry berharap peringatan Hari Buruh bisa menjadi momen refleksi bagi para buruh dan pekerja di Indonesia, mengingatkan bahwa sebagai warga negara mereka memiliki hak dan kewajiban yang setara di mata hukum. Kesetaraan di hadapan hukum juga berkaitan dengan hak untuk memperoleh informasi publik sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Harry menegaskan bahwa setiap buruh adalah warga negara yang memiliki hak yang sama untuk mengakses informasi publik dari pemerintah. Oleh karena itu, Harry berharap buruh dan pekerja dapat memanfaatkan UU KIP untuk mengakses informasi publik dengan lebih aktif dan bertanggung jawab. Ia juga menjamin bahwa badan publik akan melayani pemohon informasi dengan baik. Harry berharap para buruh dan pekerja semakin aktif dalam menggunakan hak konstitusional mereka dan bertanggung jawab sebagai pemohon informasi yang serius.

( Ham )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *