Kontroversi Muncul dari Pembicaraan Lin Taozi, Ibu dari Qibao, Mengenai Sikap Kelas terhadap Sumber Daya

Selebriti internet “The Lins’ Kids” kembali memicu kontroversi. Dalam siaran langsung pada 24 Oktober untuk mempromosikan sebuah buku, beberapa penonton bertanya apakah anak ibu Qibao, tokoh utama “The Lins’ Kids”, mengikuti kelas sumber daya. Ia tersenyum dan bertanya balik, “Apa itu kelas sumber daya?” lalu menarik putranya ke depan kamera. Putranya merespons, “Tidak mungkin, saya sangat pintar, dengan IQ saya.”

Qibao kemudian bertanya pada putranya apakah ada siswa di kelasnya yang mengikuti kelas sumber daya, dan putranya menjawab, “Tidak, tidak ada anak bermasalah di kelas kami.” Pernyataan ini diiringi tawa, namun reaksi tersebut segera mendapat kritikan dari netizen dan para profesional, yang menilai komentar tersebut diskriminatif dan merendahkan siswa pendidikan khusus.

Bacaan Lainnya

Biro Pendidikan Kota Kaohsiung menanggapi kontroversi ini dengan menyatakan bahwa kelas sumber daya dirancang untuk siswa berkebutuhan khusus, yang telah dinilai oleh pihak berwenang. Mereka menegaskan bahwa siswa di kelas sumber daya bukanlah “anak bermasalah.” Akibat kontroversi ini, penerbit yang bekerja sama dengan “The Lins’ Kids” mengeluarkan pernyataan menangguhkan semua kerja sama, karena selebriti internet tersebut dianggap membuat pernyataan yang tidak pantas dan diskriminatif.

Pada 25 Oktober, ibu Qibao melakukan siaran langsung untuk meminta maaf, mengklaim bahwa ia tidak mendengar dengan jelas tanggapan putranya selama siaran langsung, dan ia tidak pernah bermaksud mendiskriminasi siswa di kelas sumber daya. Namun, permintaan maaf ini dianggap tidak cukup oleh banyak netizen, yang justru menilai ibu Qibao mencoba menyalahkan putranya atas kontroversi yang terjadi.

Kontroversi “The Lins’ Kids” bukan yang pertama kali. Sebelumnya, ia dikritik karena mendaki gunung saat hamil 8 bulan dan bermain ski dengan bayi berusia 1 tahun di punggungnya, yang menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan anak-anaknya. Pada tahun 2023, ia mendapat masalah karena mengizinkan anak-anaknya memakan hati gunung mentah, yang membuat Biro Sosial Kota Kaohsiung menjatuhkan denda dan mengharuskan ia dan keluarganya mengikuti kursus bimbingan pendidikan orang tua dan anak. Dia juga dikenakan denda karena membeli obat tanpa izin yang sah.

Sumber : cna.com.tw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *