Diduga Warung Klontong Tersebut Edarkan Obat Berjenis Golongan G.

Kota Serang – Polisi diminta untuk menangkap pemilik warung yang diduga sebagai pengedar obat jenis Daftar G, yaitu “Tramadol,” tanpa resep dokter di Jalan Abdul Latief pertigaan (Pasar Rau) Kota Serang, yang berkedok sebagai warung rokok.

Pemilik warung, yang bukan warga setempat melainkan dari luar kota Serang, diduga mendirikan warung dengan tujuan mengedarkan obat Tramadol kepada generasi muda.

Warga setempat menyerukan agar pihak kepolisian segera bertindak, menyelidiki, dan menangkap pemilik warung tersebut.

Menurut salah seorang warga, konsumsi Tramadol oleh generasi muda tidak hanya mempengaruhi pola pikir, tetapi juga berpotensi menimbulkan tawuran.(6/2/2024)

Tindakan mengedarkan obat tanpa izin edar dianggap melanggar Pasal 197 UU 36/2009. Setiap orang yang sengaja memproduksi atau mengedarkan farmasi dan/atau alat kesehatan tanpa izin edar dapat dikenai hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda sebesar Rp1.500.000.000.

( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *