Kepala BNN RI Memimpin Penghancuran Ladang Ganja di Aceh Utara

Aceh – Awal tahun 2024, BNN RI secara resmi melakukan pemusnahan lahan ganja di Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada tanggal 23 Januari. Tindakan ini mencerminkan komitmen BNN RI sebagai lembaga utama dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika serta Prekursor Narkotika (P4GN) untuk melindungi masyarakat dan NKRI dari risiko narkotika.

Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, bersama jajaran petinggi BNN lainnya, memimpin operasi pemusnahan 3 titik lokasi penanaman ganja seluas ± 2 hektar di Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dengan melibatkan Deputi Pemberantasan, Direktur Narkotika, Direktur Pengawasan Tahanan dan Barang Bukti, Direktur Interdiksi, serta Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen. Pol. Rudy Ahmad Sudrajat.

Tim BNN RI bersama Polri, BRIN, dan BIG berhasil menemukan lahan ganja melalui kegiatan monitoring tanaman narkotika. Hasil penyelidikan di lapangan menunjukkan bahwa sebanyak 22.864 pohon ganja dengan berat sekitar 10 ton telah dimusnahkan, dengan tinggi tanaman berkisar 60 cm hingga 200 cm dan jarak tanam 50 cm hingga 100 cm. Selain itu, bibit tanaman ganja siap tanam juga ditemukan disimpan dalam polybag.

Pemusnahan lahan ganja tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 92 Ayat (1) dan (2). Pelaku penanam ganja dapat dihukum pidana penjara seumur hidup atau minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun, sebagaimana diatur dalam Pasal 111 Ayat (2) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sumber : Biro Humas & Protokol BNN RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *